Kabar–nusantara.com MESUJI – Kabupaten Mesuji, Lampung, yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan, ternyata menyimpan potensi pariwisata yang luar biasa. Salah satu yang menjadi sorotan namun belum banyak diketahui wisatawan luas adalah Objek Wisata Albaret yang terletak di Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang.
Bendung Albaret diklaim sebagai objek wisata terbesar kedua di Kabupaten Mesuji. Destinasi ini dibangun beberapa tahun lalu pada masa pemerintahan Bupati Mesuji sebelumnya. Dengan lokasinya yang strategis di wilayah perbatasan, Albaret memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari luar daerah, terutama saat hari libur nasional.
Meski memiliki fasilitas dan luas area yang mumpuni, tingkat kunjungan wisatawan dinilai belum maksimal karena kurangnya promosi dan publikasi ke luar wilayah Mesuji.
Warga sekitar sangat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih untuk mengembangkan kembali operasional wisata ini. Harapan utama masyarakat adalah agar kelestarian alam di sekitar bendung tetap terjaga sambil meningkatkan fasilitas pendukung.
”Kami berharap ke depannya wisata Albaret ini semakin berkembang. Jika dikelola dengan baik dan operasionalnya lancar, ini bukan hanya soal tempat hiburan, tapi juga bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi,” ujar salah seorang warga setempat, Kamis (2/4/2026).
Pengembangan Albaret dipandang penting sebagai motor penggerak ekonomi di Kecamatan Simpang Pematang. Selain fungsi utamanya sebagai bendungan, optimalisasi sebagai objek wisata diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru bagi warga desa sekitar dan menghidupkan sektor UMKM di lokasi wisata.
Hingga saat ini, Bendung Albaret tetap berdiri sebagai salah satu ikon pembangunan infrastruktur yang memiliki nilai estetika tinggi di Kabupaten Mesuji, menanti sentuhan inovasi untuk menjadi destinasi unggulan di Provinsi Lampung.



